Yang aku galau kan adalah wajahmu
Dengan guratan tipis itu
Bangirmu masih mempesonaiku
Apakah kau tau dirimu candu?
Bahkan saat aku hindari kau membuatku tergila
Tuhanku,
Bila harus aku goreskan pilu
Jangan kau tanda tangani kelemahanku
Jangan lenakan aku dalam dosamu
Jangan buai aku dalam semu
Kau racun
Tapi kau candu
Kau alibiku untuk beralih
Kau sama ratanya dengan kasih yang aku ruahkan pada kekasihku
Katakan sekali lagi
Bahwa hatimu terlalu luas untuk satu yang seharusnya
Kau bawa aku seperti pendosa
Padahal tak ada yang salah
Tak ada yang terjadi
Seperti katamu
Pada kenangan jua aku berkubang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar