Hujan kembali turun.
Hei!
tak akan aku lupa sarung hijau itu
kau padankan dengan koko putih
sebersih wajahmu, secerah senyummu disiang itu
panas yang mengguyur
tapi anggaplah aku sedang menimati kesejukan
masih seperti yang dulu
bagaimana caramu memperlakukan dirimu
masih seperti dulu
tak berubah
Hei! semakin deras saja hujan ini
resonansi masa lalu
merindukan, membuatku rindu
kau layaknya hujan
menenangkan hatiku saat hujan
lalu hilang saat gerimis menghilang
Pangkalpinang, 21 April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar